• Tentang
  • Kerja Sama
  • Hubungi Kami
Sabtu, 24 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Advertising
indovoices.com
  • Redaksi
    • Editorial
    • Analisis
    • Liputan Khusus
    • Event
      • Sumpah Pemuda
  • Umum
    Sinergi Membatasi Ruang Gerak Pelaku Judi Online

    Judol dan Pinjol Ilegal, Dua Entitas Pengancam Generasi Muda di Era Digital

    Pak Jokowi, Lihatlah Penderitaan Kami Warga Jatikarya Yang Terdzolimi BPN

    Cek Fakta, Uang Pembebasan Tanah Tol Jatikarya Terkatung Katung 4 Tahun

    Cek Fakta, Uang Pembebasan Tanah Tol Jatikarya Terkatung Katung 4 Tahun

    Kepala Dinas Kab Sumedang Diduga Terlibat Mafia Tanah

    Kepala Dinas Kab Sumedang Diduga Terlibat Mafia Tanah

    Gugatan Hukum Menyusul Diproses Pasca Konggres GPM

    Gugatan Hukum Menyusul Diproses Pasca Konggres GPM

    Panggil Aku Ojing Saja

    Panggil Aku Ojing Saja

  • Internasional
    Is De-Dollarization the End of Dollar Dominance? A Closer Look at the Global Financial Order

    Is De-Dollarization the End of Dollar Dominance? A Closer Look at the Global Financial Order

    BI Salurkan Rp 101,4 Miliar Untuk Penanganan Covid-19

    China akan Balas Rencana Australia Selidiki Sumber Corona

    Perang Dagang Memanas, Apa Dampaknya ke BNI?

    Mau Masuk Bursa, Airbnb Punya Aset Tembus Rp 42 T

    WeWork Kabarnya Bakal PHK 15.000 Karyawan?

    Berharta Rp 527 T, Jack Ma Alibaba Ternyata Pernah Bangkrut

    Ekonomi Jepang Minus 1,6 Persen pada Kuartal IV 2019

    Ekonomi Jepang Minus 1,6 Persen pada Kuartal IV 2019

    Tinggalkan Uber, Travis Kalanick Jual Seluruh Sahamnya

    Tinggalkan Uber, Travis Kalanick Jual Seluruh Sahamnya

    China Perluas Blockchain Uang Kripto ke Pasar Valas

    China Perluas Blockchain Uang Kripto ke Pasar Valas

  • Politik
  • Ekonomi
    🔍 Tarif AS Tetap 32%, Deregulasi Impor Indonesia Gagal Jadi Alat Tawar?

    🔍 Tarif AS Tetap 32%, Deregulasi Impor Indonesia Gagal Jadi Alat Tawar?

    Is De-Dollarization the End of Dollar Dominance? A Closer Look at the Global Financial Order

    Is De-Dollarization the End of Dollar Dominance? A Closer Look at the Global Financial Order

    Poin-poin Penjelasan Sri Mulyani Soal PPN Sembako

    Akhirnya, Sri Mulyani buka suara soal tax amnesty jilid II

    Airlangga Minta Masyarakat Tidak Panik, PPKM Jawa-Bali Bukan Pengetatan Aktivitas Masyarakat

    Pemerintah sebut realisasi anggaran PEN capai hampir 25%

    Airlangga Sebut Penanganan Covid Hingga 2022

    Indonesia mencoba bertahan dari tiga kiris besar yang melanda

    • Finansial
  • Business
    • Investasi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Laporan
  • Pendidikan
    Sekolah Rakyat Wujudkan Mimpi Bintang dan Rival

    Sekolah Rakyat Wujudkan Mimpi Bintang dan Rival

    Jokowi Anugerahkan 22 Bintang Jasa bagi Tenaga Kesehatan yang Gugur

    Nadiem: Saya Jembatan Generasi Muda dan Pemerintahan

    Jokowi Anugerahkan 22 Bintang Jasa bagi Tenaga Kesehatan yang Gugur

    Nadiem: Merdeka Belajar Dirancang untuk Prioritaskan Kebutuhan Pelajar

    Kemendikbud Luncurkan Program Digitalisasi Sekolah

    Kasus Covid-19 Tetap Tinggi Hingga Juli, Sekolah Tatap Muka Batal

    Strategi Risma Agar Bansos Tunai Tak Dikorupsi

    Tangani Masalah Kemiskinan, Menteri Sosial Gandeng Mahasiswa Seluruh Indonesia

    Jokowi Anugerahkan 22 Bintang Jasa bagi Tenaga Kesehatan yang Gugur

    Pak Jokowi Bertanya kepada Nadiem: Apa yang Telah Dilakukan Mas Menteri?

  • Olahraga
  • Anti Hoax

    SEANDAINYA SAYA GUDBERNUR ANIES

    INDONESIA TANGGAP CORONA, BUKAN GAGAP CORONA

    INDONESIA TANGGAP CORONA, BUKAN GAGAP CORONA

    Wanita Menjadi Hamil Setelah Berenang Karena Seorang Pria Ejakulasi Di Kolam Renang!

    Wanita Menjadi Hamil Setelah Berenang Karena Seorang Pria Ejakulasi Di Kolam Renang!

    KEJAMNYA CORONAVIRUS TIDAK SESADIS VIRUS KOKLOENYA-SEBARHOAX

    KEJAMNYA CORONAVIRUS TIDAK SESADIS VIRUS KOKLOENYA-SEBARHOAX

    Ini Dia 10 Tindakan ASN yang Dapat Diadukan Sebagai Tindakan Radikal

    Ini Dia 10 Tindakan ASN yang Dapat Diadukan Sebagai Tindakan Radikal

    Dicari Segera BEM Mahasiswa/i se-DKI Jakarta yang katanya Pembela Rakyat Kecil

    Dicari Segera BEM Mahasiswa/i se-DKI Jakarta yang katanya Pembela Rakyat Kecil

  • Lifestyle
    • Entertainment
      • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
        • Humor
          KKP Minta Semua Pihak Bersabar Tunggu Kajian Benih Lobster

          Nilai 22 Boks Benih Lobster yang Bakal Diselundupkan ke Singapura Sekitar Rp 7,2 Miliar

          Fakta Baru soal Kebakaran Dahsyat di Kejaksaan Agung

          Pegawai Kejagung Hingga Pihak Perusahaan Pengadaan Minyak Lobi Tersangka Baru Kebakaran Kejagung

          PA 212 Klaim Yang Hadir 8 Juta, Polri sebut 40 Ribu, Yang 7,96 Juta Genderuwo?

          PA 212 Klaim Yang Hadir 8 Juta, Polri sebut 40 Ribu, Yang 7,96 Juta Genderuwo?

          Preman Demo VS Hari Raya

          Preman Demo VS Hari Raya

          Aryo DJ benar-benar bekerja dan melayani

          Aryo DJ benar-benar bekerja dan melayani

          Sah….Kedubes Israel di Indonesia resmi dibuka

          Sah….Kedubes Israel di Indonesia resmi dibuka

    • Kesehatan
    • Life & Love
    • Traveling
    • Sex Education
  • Redaksi
    • Editorial
    • Analisis
    • Liputan Khusus
    • Event
      • Sumpah Pemuda
  • Umum
    Sinergi Membatasi Ruang Gerak Pelaku Judi Online

    Judol dan Pinjol Ilegal, Dua Entitas Pengancam Generasi Muda di Era Digital

    Pak Jokowi, Lihatlah Penderitaan Kami Warga Jatikarya Yang Terdzolimi BPN

    Cek Fakta, Uang Pembebasan Tanah Tol Jatikarya Terkatung Katung 4 Tahun

    Cek Fakta, Uang Pembebasan Tanah Tol Jatikarya Terkatung Katung 4 Tahun

    Kepala Dinas Kab Sumedang Diduga Terlibat Mafia Tanah

    Kepala Dinas Kab Sumedang Diduga Terlibat Mafia Tanah

    Gugatan Hukum Menyusul Diproses Pasca Konggres GPM

    Gugatan Hukum Menyusul Diproses Pasca Konggres GPM

    Panggil Aku Ojing Saja

    Panggil Aku Ojing Saja

  • Internasional
    Is De-Dollarization the End of Dollar Dominance? A Closer Look at the Global Financial Order

    Is De-Dollarization the End of Dollar Dominance? A Closer Look at the Global Financial Order

    BI Salurkan Rp 101,4 Miliar Untuk Penanganan Covid-19

    China akan Balas Rencana Australia Selidiki Sumber Corona

    Perang Dagang Memanas, Apa Dampaknya ke BNI?

    Mau Masuk Bursa, Airbnb Punya Aset Tembus Rp 42 T

    WeWork Kabarnya Bakal PHK 15.000 Karyawan?

    Berharta Rp 527 T, Jack Ma Alibaba Ternyata Pernah Bangkrut

    Ekonomi Jepang Minus 1,6 Persen pada Kuartal IV 2019

    Ekonomi Jepang Minus 1,6 Persen pada Kuartal IV 2019

    Tinggalkan Uber, Travis Kalanick Jual Seluruh Sahamnya

    Tinggalkan Uber, Travis Kalanick Jual Seluruh Sahamnya

    China Perluas Blockchain Uang Kripto ke Pasar Valas

    China Perluas Blockchain Uang Kripto ke Pasar Valas

  • Politik
  • Ekonomi
    🔍 Tarif AS Tetap 32%, Deregulasi Impor Indonesia Gagal Jadi Alat Tawar?

    🔍 Tarif AS Tetap 32%, Deregulasi Impor Indonesia Gagal Jadi Alat Tawar?

    Is De-Dollarization the End of Dollar Dominance? A Closer Look at the Global Financial Order

    Is De-Dollarization the End of Dollar Dominance? A Closer Look at the Global Financial Order

    Poin-poin Penjelasan Sri Mulyani Soal PPN Sembako

    Akhirnya, Sri Mulyani buka suara soal tax amnesty jilid II

    Airlangga Minta Masyarakat Tidak Panik, PPKM Jawa-Bali Bukan Pengetatan Aktivitas Masyarakat

    Pemerintah sebut realisasi anggaran PEN capai hampir 25%

    Airlangga Sebut Penanganan Covid Hingga 2022

    Indonesia mencoba bertahan dari tiga kiris besar yang melanda

    • Finansial
  • Business
    • Investasi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Laporan
  • Pendidikan
    Sekolah Rakyat Wujudkan Mimpi Bintang dan Rival

    Sekolah Rakyat Wujudkan Mimpi Bintang dan Rival

    Jokowi Anugerahkan 22 Bintang Jasa bagi Tenaga Kesehatan yang Gugur

    Nadiem: Saya Jembatan Generasi Muda dan Pemerintahan

    Jokowi Anugerahkan 22 Bintang Jasa bagi Tenaga Kesehatan yang Gugur

    Nadiem: Merdeka Belajar Dirancang untuk Prioritaskan Kebutuhan Pelajar

    Kemendikbud Luncurkan Program Digitalisasi Sekolah

    Kasus Covid-19 Tetap Tinggi Hingga Juli, Sekolah Tatap Muka Batal

    Strategi Risma Agar Bansos Tunai Tak Dikorupsi

    Tangani Masalah Kemiskinan, Menteri Sosial Gandeng Mahasiswa Seluruh Indonesia

    Jokowi Anugerahkan 22 Bintang Jasa bagi Tenaga Kesehatan yang Gugur

    Pak Jokowi Bertanya kepada Nadiem: Apa yang Telah Dilakukan Mas Menteri?

  • Olahraga
  • Anti Hoax

    SEANDAINYA SAYA GUDBERNUR ANIES

    INDONESIA TANGGAP CORONA, BUKAN GAGAP CORONA

    INDONESIA TANGGAP CORONA, BUKAN GAGAP CORONA

    Wanita Menjadi Hamil Setelah Berenang Karena Seorang Pria Ejakulasi Di Kolam Renang!

    Wanita Menjadi Hamil Setelah Berenang Karena Seorang Pria Ejakulasi Di Kolam Renang!

    KEJAMNYA CORONAVIRUS TIDAK SESADIS VIRUS KOKLOENYA-SEBARHOAX

    KEJAMNYA CORONAVIRUS TIDAK SESADIS VIRUS KOKLOENYA-SEBARHOAX

    Ini Dia 10 Tindakan ASN yang Dapat Diadukan Sebagai Tindakan Radikal

    Ini Dia 10 Tindakan ASN yang Dapat Diadukan Sebagai Tindakan Radikal

    Dicari Segera BEM Mahasiswa/i se-DKI Jakarta yang katanya Pembela Rakyat Kecil

    Dicari Segera BEM Mahasiswa/i se-DKI Jakarta yang katanya Pembela Rakyat Kecil

  • Lifestyle
    • Entertainment
      • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
        • Humor
          KKP Minta Semua Pihak Bersabar Tunggu Kajian Benih Lobster

          Nilai 22 Boks Benih Lobster yang Bakal Diselundupkan ke Singapura Sekitar Rp 7,2 Miliar

          Fakta Baru soal Kebakaran Dahsyat di Kejaksaan Agung

          Pegawai Kejagung Hingga Pihak Perusahaan Pengadaan Minyak Lobi Tersangka Baru Kebakaran Kejagung

          PA 212 Klaim Yang Hadir 8 Juta, Polri sebut 40 Ribu, Yang 7,96 Juta Genderuwo?

          PA 212 Klaim Yang Hadir 8 Juta, Polri sebut 40 Ribu, Yang 7,96 Juta Genderuwo?

          Preman Demo VS Hari Raya

          Preman Demo VS Hari Raya

          Aryo DJ benar-benar bekerja dan melayani

          Aryo DJ benar-benar bekerja dan melayani

          Sah….Kedubes Israel di Indonesia resmi dibuka

          Sah….Kedubes Israel di Indonesia resmi dibuka

    • Kesehatan
    • Life & Love
    • Traveling
    • Sex Education
No Result
View All Result
indovoices.com
No Result
View All Result
Home Umum

Bukan Hoax Bukan Pencitraan, Pembangunan Trans Papua Nyata Adanya

by Robin
22 November 2018
in Umum
Reading Time: 5 mins read
A A
1
Bukan Hoax Bukan Pencitraan, Pembangunan Trans Papua Nyata Adanya
169
SHARES
883
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu sempat beredar informasi yang menyebutkan bahwa selama ini pembangunan Trans Papua adalah bohong. Isu tersebut disebarkan oleh berbagai pihak yang merasa iri atas pencapaian pemerintah. Tidak tanggung-tanggung yang menuding pemerintah berbohong atas pembangunan Trans Papua salah satunya adalah seorang mantan komisioner HAM yang lebih sibuk nyinyirin kerja pemerintah daripada mengurusi pekerjaannya sendiri. Tentu tidak perlu saya sebutkan namanya di sini, pembaca pasti sudah tahulah siapa orangnya.

RelatedPosts

Judol dan Pinjol Ilegal, Dua Entitas Pengancam Generasi Muda di Era Digital

Pak Jokowi, Lihatlah Penderitaan Kami Warga Jatikarya Yang Terdzolimi BPN

Cek Fakta, Uang Pembebasan Tanah Tol Jatikarya Terkatung Katung 4 Tahun

Selain itu beredar juga informasi yang menyebutkan bahwa yang membangun Trans Papua adalah Habibie, sedangkan apa yang dilakukan oleh Jokowi selama ini hanyalah pencitraan, benarkah demikian? Saya akan mencoba mengupasnya dengan menyertakan sumber-sumber yang ada.

Pertama kita akan buktikan ada tidaknya Trans Papua. Merasa tertantang untuk membuktikan fakta yang sebenarnya, seorang biker pun memutuskan untuk membuktikan benar tidaknya pemerintah membangun jalan Trans Papua. Adalah Youk Tanzil, nama biker yang cukup terkenal tersebut, mengaku prihatin atas informasi-infornasi tidak benar yang selama ini beredar. Dirinya pun memberanikan diri untuk melakukan ekspedisi mengililingi Papua dengan motor melewati jalur Trans Papua yang berat dan membahayakan.

Youk Tanzil sendiri bukanlah orang sembarangan, selain sebagai pendiri beberapa perusahaan, dia juga merupakan pemegang saham Data Comm Asia dan sejumlah perusahaan lain. Dirinya juga memimpin PT Ring of Fire Indonesia yang bersama timnya pernah menggelar Ring of Fire Adventure, yakni berpetualang, menjelajahi dan mendokumentasikan berbagai lokasi yang ada di seluruh Indonesia.

Perjalanannya mengitari Pulau terbesar di Indonesia itu memakan waktu 34 hari melintasi berbagai kota kecil dengan melintasi jarak 3.360 kilometer.

“Tujuan perjalanan saya untuk meluruskan cerita yang selama ini jalan trans Papua tidak ada, masyarakatnya suka palak, kita bisa dipanah di jalan dan sebagainya. Saya telah melakukan riset selama 6 bulan sebelumnya akhirnya memutuskan untuk pergi bersama seorang kameramen untuk mendokumentasikannya. Akhirnya 4 Agustus kita mulai perjalanan dari Wamena ke Jayapura,” kata Youk Tanzil berbagi kisah beberapa waktu lalu.

Meskipun harus melalui medan yang sangat berat, Namun di waktu yang sama Youk disuguhkan pemandangan indah surga kecil di tanah Papua.

Youk juga memberikan kesaksian bahwa di Papua sudah ada tol laut dengan kapal yang dilengkapi crane, yang menghubungkan masyarakat antar pulau, sehingga interaksi ekonomi berjalan lebih baik. Bahkan motornya juga ikut nyeberang ke beberapa wilayah menggunakan kapal tol laut tersebut.

Banyak tempat indah yang dilaluinya, selama menyusuri jalan Trans Papua, Youk bercerita bahwa di sana seperti melintasi padang hijau luas dengan perbukitan di Skotlandia. Atau jalan dengan pemandangan sekelas Swiss. Namun demikian, masih ada beberapa wilayah yang sedang dibangun yang masih sulit dilalui kendaraan termasuk motor adventure KTM yang ia gunakan.

Menurutnya, masyarakat Papua sangat menerimanya bahkan di beberapa tempat ia mendapat penghargaan secara khusus oleh Kepala Suku setempat sebagai orang luar Papua pertama yang melintasi trans Papua. Banyak pengalaman Youk bersama masyarakat Papua. Keramahan, kekeluargaan, sifat saling menyapa dan menolong menjadi tradisi, sehingga kita gak bakalan susah di sana.

“Di sana money is nothing. Yang berlaku adalah friendship. Mereka menolong dan membantu tanpa pamrih. Jika mereka menggendong motormu untuk memindahkannya jangan kau berpikir untuk bayar karena mereka akan menolaknya dengan keras,” tukasnya.

Youk lalu mendedikasikan hasil perjalanan dan risetnya kepada pemerintah dan menyerahkan peta perjalanannya ke navigasi.net sebagai referensi peta terbaru di Papua.

“Saya dedikasikan ini untuk pemerintah Indonesia. Survey pertama saya ini ingin meluruskan semua berita-berita yang nggak benar, seperti disebut ada pemalakan, trans Papua nggak ada. Ini harus diluruskan. Saya sudah membagikan peta yang saya lalui dan saya donasikan ke navigasi.net. Bukan bohong-bohongan. Hasilnya dipakai sebagai peta Papua terbaru. Jalan Trans Papua itu ada, dan kami telah melintasinya,” pungkas Youk Tanzil.
(https://m.jpnn.com/news/youk-tanzil-buktikan-jalan-trans-papua-itu-ada-bukan-hoaks)

Kesaksian Youk Tanzil tersebut sekaligus membantah fitnah pertama seperti yang saya sebutkan di atas. Jadi Clear ya pembaca. Kemudian kita beranjak pada isu kedua terkait sejarah pembangunan Trans Papua itu sendiri.

Memang benar sejatinya pembangunan jalan Trans Papua telah dimulai sejak zaman Pemerintahan Presiden ketiga RI, BJ Habibie yang kemudian diteruskan oleh pemerintahan berikutnya hingga ke masa pemerintahan SBY. Namun pembangunan yang benar-benar masif terjadi adalah di jaman Jokowi.

Di masa pemerintahan sebelumnya, pembangunan jalan yang dilakukan hanya bersifat sporadis (kadang-kadang) saja, kecil-kecil (ruas jalannya) di spot-spot tertentu. Katakanlah daerah Nabire, Merauke, Jayapura. Artinya jalan hanya dibangun sekedarnya saja. Dapat dilihat perbandingannya pembangunan jalan sebelum era Jokowi dan semasa era Jokowi melalui gambar di bawah ini.
(https://m.detik.com/finance/infrastruktur/d-3800042/ditarget-rampung-2019-jalan-trans-papua-dibangun-sejak-era-habibie)

Perbandingan lain yang dapat kita lihat adalah dari anggaran yang disediakan. Pemerintahan Jokowi mengalokasikan dana yang cukup besar untuk pembangunan jalan Trans Papua sepanjang 4.330,07 kilometer (km). Sepanjang tahun 2016 saja, anggaran yang dialokasikan untuk Trans Papua mencapai Rp 2,15 triliun yang terdiri dari Rp 739 miliar untuk perawatan atau preservasi jalan sepanjang 1.719,46 km, Rp 834,8 miliar untuk 151,34 km pembangunan jalan baru, dan pembangunan jembatan sebesar Rp 579,4 miliar.

Sedangkan untuk tahun 2017, alokasi anggaran untuk Trans Papua adalah sebesar Rp 2,55 triliun yang terdiri dari Rp 917,4 miliar untuk perawatan atau preservasi jalan Rp 890 miliar untuk pembangunan jalan baru, dan Rp 749,5 miliar untuk pembangunan jembatan.
(https://m.detik.com/finance/berita-ekonomi-bisnis/d-3415644/gelontorkan-triliunan-rupiah-apa-tujuan-jokowi-bangun-trans-papua)

Coba bandingkan dengan anggaran yang disediakan oleh pemerintahan SBY tahun 2013 lampau yang nilainya hanya 1 triliun rupiah.
(https://www.voaindonesia.com/a/pemerintah-akan-bangun-jalan-trans-papua-papua-barat/1670377.html)

Jadi keliru bila ada yang menyebutkan bahwa pembangunan Trans Papua semata-mata hanyalah pencitraan yang dilakukan oleh Jokowi. Karena kalau memang pencitraan, ya gelontorkan mengikuti anggaran pemerintahan sebelumnya senilai 1 triliun, pakai untuk menembuskan mana jalan yang belum tembus, kerjakan ala kadarnya. Buat apa dilakukan pemeliharaan, buat apa diaspal?

Trans Papua Sebelum Era Jokowi

Satu hal lagi yang perlu kita ketahui, pembangunan inftastruktur yang dilakukan oleh Jokowi di Papua tidak hanya Trans Papua. Banyak infrastruktur yang dibangun oleh beliau, beberapa diantaranya, merevitalisasi dan membangun bandara-bandara. Mulai dari Bandara Domine Eduard Osok (DEO) di Sorong, Papua Barat saja, total anggaran yang digunakan yaitu sekitar Rp 236 miliar yang bersumber dari APBN. Lalu ada Bandara Nop Goliat Dekai di Yahukimo dengan anggaran Rp 231 miliar, Bandara Wamena Rp 200 miliar, dan Bandara Utarom.

Guna mendukung ketahanan air dan pangan, pemerintah Jokowi juga membangun Bendungan Wariori dan Bendungan Oransbari di Kabupaten Manokwari.

Belum termasuk revitalisasi sungai Klagison di Kota Sorong dengan total anggaran Rp 19,56 miliar dan pembangunan pengaman Pantai Tanjung Kasuari dan Supraw Rp 13,22 miliar.

Serta jembatan Holtekamp yang sebentar lagi akan selesai. Stadion Papua Bangkit yang akan dipergunakan saat perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua tahun 2020 mendatang.

Dan juga membangun berbagai infrastruktur lainnya. Semua itu merupakan bentuk perhatian Jokowi yang sangat besar kepada saudara-saudara kita yang tinggal di Papua. Selama empat tahun pemerintahannya, Jokowi merupakan presiden yang paling banyak mengunjungi Papua, sebanyak sembilan kali. Kunjungannya tersebut selain memberikan perhatian kepada masyarakat Papua, tentu juga untuk memastikan agar seluruh penyelesaian infrastruktur yang ada dapat siap tepat waktu dan bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dengan begitu besarnya perhatian yang diberikan Jokowi dan massifnya pembangunan infrastruktur di Papua, masihkah kita berpikir apa yang dikerjakan Jokowi adalah pencitraan? Bila Anda masih menjawab iya, berarti itu pertanda sudah waktunya Anda memeriksa otak dan hati Anda. Karena bertolak belakang dengan apa yang disampaikan oleh warga Papua, sampai-sampai Gubernur Papua sendiri berani menjanjikan 3 juta suara untuk Jokowi. Maaf, saya koreksi, 3 juta kurang 1 suara, karena yang satu itu adalah suara si mantan Komisioner HAM gagal yang tidak punya prestasi apa-apa

Robin

Robin

Related Posts

Sinergi Membatasi Ruang Gerak Pelaku Judi Online

Judol dan Pinjol Ilegal, Dua Entitas Pengancam Generasi Muda di Era Digital

by infonesia
6 Juni 2025
0

indovoices.com - Sistem judi online dirancang sedemikian rupa untuk membuat pemain kalah. Korban tidak hanya mengalami kerugian materi, tetapi juga terjebak...

Pak Jokowi, Lihatlah Penderitaan Kami Warga Jatikarya Yang Terdzolimi BPN

by Dahono Prasetyo
30 Desember 2021
0

Seorang warga Jatikarya Bekasi yang merupakan salah satu ahli waris lahan terkena proyek Tol Cibitung-Cimanggis, akhirnya menulis surat kepada Presiden...

Cek Fakta, Uang Pembebasan Tanah Tol Jatikarya Terkatung Katung 4 Tahun

Cek Fakta, Uang Pembebasan Tanah Tol Jatikarya Terkatung Katung 4 Tahun

by Dahono Prasetyo
3 Desember 2021
0

Pembangunan ekonomi yang massive di era pemerintahan Presiden Jokowi patut di apresiasi. Target Indonesia  menjadi 10 besar negara maju pada...

Kepala Dinas Kab Sumedang Diduga Terlibat Mafia Tanah

Kepala Dinas Kab Sumedang Diduga Terlibat Mafia Tanah

by Dahono Prasetyo
22 November 2021
0

Seorang pejabat dinas Kabupaten Sumedang berinisial AS diduga melakukan penipuan kepada sejumlah investor dari Jakarta dan Bandung. Modus yang dilakukannya...

Gugatan Hukum Menyusul Diproses Pasca Konggres GPM

Gugatan Hukum Menyusul Diproses Pasca Konggres GPM

by Dahono Prasetyo
4 November 2021
0

Tanggal 5-7 November Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) melaksanakan hajatan organisasi bertajuk Konggres Persatuan dan Kesatuan Kebangkitan Kaum Marhaenis Indonesia. Agenda...

Panggil Aku Ojing Saja

Panggil Aku Ojing Saja

by Dahono Prasetyo
20 Oktober 2021
1

Terlahir dengan nama Yohanes Suparyanto Raharjo. Jalan hidupnya tergolong penuh aneka warna. Meskipun "warna" menjadi orang kaya materi menjadi satu...

Next Post
Lantik Pejabat Struktural Kementerian ESDM, Jonan: Kita Tetap Butuh Investasi

Lantik Pejabat Struktural Kementerian ESDM, Jonan: Kita Tetap Butuh Investasi

Please login to join discussion

Recommended

Hormati Langkah Amien Rais

Hormati Langkah Amien Rais

8 tahun ago
Haji 2019 dalam Angka

Haji 2019 dalam Angka

6 tahun ago

Popular News

  • 🔍 Tarif AS Tetap 32%, Deregulasi Impor Indonesia Gagal Jadi Alat Tawar?

    🔍 Tarif AS Tetap 32%, Deregulasi Impor Indonesia Gagal Jadi Alat Tawar?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Judol dan Pinjol Ilegal, Dua Entitas Pengancam Generasi Muda di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Is De-Dollarization the End of Dollar Dominance? A Closer Look at the Global Financial Order

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Rakyat Wujudkan Mimpi Bintang dan Rival

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tol Laut, Jembatan Ekonomi Maritim Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Become Contributor

indovoices.com membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@indovoices.com

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

About Us

indovoices menyajikan berita terbaru politik, ekonomi, bisnis, lifestyle, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Links

Youtube

Newsletter

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan indovoices.com dan menerima pemberitahuan artikel baru melalui email.

Bergabung dengan 1,195 pelanggan lain
  • Beranda
  • Tentang IndoVoices
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Menjadi Penulis
  • Advertising
  • Hubungi Kami

© 2024 indovoices.com

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Redaksi
    • Editorial
    • Analisis
    • Liputan Khusus
    • Event
      • Sumpah Pemuda
  • Umum
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
    • Finansial
  • Business
    • Investasi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Laporan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Anti Hoax
  • Lifestyle
    • Entertainment
      • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
    • Kesehatan
    • Life & Love
    • Traveling
    • Sex Education

© 2024 indovoices.com

 

Memuat Komentar...
 

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.