Site icon indovoices.com

Parkir, Bisnis yg Menguntungkan? Atau Upaya Pembiakan Premanisme?

Berawal dari lelucon soal tukang parkir,
Yg beberapa hari ini beredar di WA,
Dan akhirnya jadi inspirasi Babi Tersayank saya 🐷🐷🐷 ….

Sekedar info aje… tadi saya kena hipnotis di parkiran Alfamart, orang itu cuma pegang motor belakang saya trus die bilang mundur mundur terus, tiba-tiba tanpa saya sadari saya memberi dia duit 2rb, harap teman-teman lebih berhati-hati.

Lelucon yg akhirnya bikin kita jadi kesel sama para tukang parkir,
Yg (kadang) dg seenak jidat β€œmalak” duit,
Dg kemunculannya yg bak β€œjailangkung” …

Alias,
Datang tak diundang,
Pulang tak diantar πŸ˜…πŸ˜…

Dan masalahnya,
Bukan uang senilai 2ribu nya,
Tapi β€œattitude” atau etika mereka,
Yg doyan muncul dadakan,
Lalu β€œnodong” buat bayar parkir,
Yg (mungkin) andai gak ada mereka pun,
Gak ada bedanya koq πŸ˜…πŸ˜…

β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”β€”

Beberapa cerita ttg perkelahian utk rebutan lahan parkir,
Sering singgah di telinga saya.

Dari mulai lahan parkir di seputar pasar Tanah Abang,
Yg dikuasai oleh H. Lulung,
Dan mempekerjakan puluhan preman.

Sampai yg terakhir perkelahian di salah satu waralaba di daerah Bekasi,
Dg modus yg sama,
Rebutan lahan parkir.

Dari situ,
Saya sempat berpikir …

β€œLahan parkir aja kenapa kudu dikuasai?
Kudu direbut? …”

Dan nyatanya,
Omzet sehari mereka itu bisa sampe ratusan ribu rupiah,
Bahkan jutaan ..

Gile bener!!! πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Pantesan aja,
Orang rela saling baku hantam,
Sampai saling bunuh2an demi mendapatkan β€œlapak” yg menguntungkan 😜😜

—————————————–

Obrolan via WA di pagi buta dg si Babi Tersayank,
Akhirnya membuka alam pikiran saya dg lebih luas lagi πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

β€œBukannya parkir itu dikelola oleh Pemda, kak ..,” sempat saya bertanya tadi pagi,
Karena setau saya beberapa petugas parkir yg saya temui,
Ada yg menggunakan seragam dinas Pemda,
Lengkap dg nama yg tertera di dada sebelah kiri.

β€œMereka kontrak sm Pemda setempat itu kak, per tahun,
Rerata bayar 150-200jt ke Pemda,
Biasanya di bawah pengelolaan Dishub,
Ya lebihnya jadi milik pribadi ….

Itu perputaran uang besar, Kak ..

Jalan, pasar, sarana umum, mini market,
Semua dijadikan lahan buat cari duit ..

Bayangkan,
Betapa besarnya pendapatan yg mereka terima.”

Busyet!! …
Baru saya sadar,
Bahwa Perparkiran inipun merupakan salah satu bentuk kegiatan β€œmafia” yg selama bertahun2 dibiarkan,
Dan terus berkembang dan semakin merajalela.

Sekali lagi,
Bukan masalah duit 2ribu nya,
Namun cara mereka β€œmemalak”,
Koq gak beda jauh dg preman yg maksa minta duit?? πŸ‘ŽπŸ‘Ž

Mudah2an,
Kegiatan ini bisa segera diambil alih oleh Pemerintah secara keseluruhan,
Karena kalau dibiarkan terus-menerus,
Bukankah sama saja kita membesarkan para Preman,
Dan memberi makan mereka,
Serta membiarkan utk terus berkembang?? 😊😊

Cari duit yo cari duit lah,
Tapi jangan merugikan orang lain juga …

Ngono yo ngono,
Yen ojo ngono … πŸ˜‚πŸ˜‚

Nek kakehan ngono,
Yo jenenge serakah .. Kemaruk!!!! πŸ˜€πŸ˜€

Wong kuwi yen serakah biasane cepet matek,
Amiin πŸ˜‚πŸ˜‚

https://www.bbc.com/indonesia/majalah-41964940

https://tangerangnews.com/kota-tangerang/read/29612/Aksi-Saling-Bacok-karena-Rebutan-Lahan-Parkir-Terjadi-di-Cikokol

https://m.merdeka.com/peristiwa/fakta-menggiurkan-parkir-liar-jadi-rebutan-hasilkan-uang-jutaan-rupiah.html

Exit mobile version