Site icon indovoices.com

Gubernurku, Ayah Tiriku

Sejak Ayahku pergi

Hari-hari hampa menghiasi

Jutaan janji bahagiakan Bunda

Namun hanya dibibir saja

 

Sekarang Engkau kuasai rumah

Apa daya terlanjur basah

Sepertinya Bunda salah pilihan

Atau mungkin takdir Tuhan

 

Balai Kota itu rumahku dulu

Kini tak bisa aku mengadu

Aku rindu lincahnya Ayah

Sekali tunjuk, pecah masalah

 

Kini, Ayah baruku sering menghindar

Meskipun aku sedang lapar

Kau tunjuk embak selesaikan soal

Purna tidak, perutpun mual

 

Oh… Ayah, aku rindu

Ingin waktu segera berlalu

Aku tak ingin Ayah tiri

Lima tahun lama sekali

 

 

 

 

Exit mobile version