
Hal ini terungkap saat Direktur Kebijakan Strategi (Dir. Jakstra) Ditjen Strahan Kemhan Brigjen TNI Bonifasius Widiyanto S, S.H., M.H menerima kunjungan delegasi Maktab Pertahanan Angkatan Tentera (MPAT) Malaysia yang dipimpin First Admiral Mohd. Fadzli Kamal Bin Mohd Mohaldin, Senin (1/4), di Kemhan Jakarta. Kunjungan delegasi MPAT Malaysia ke Kemhan kali ini juga merupakan salah satu bentuk penguatan kerja sama pertahanan kedua negara.
Selain
Kedua pemimpin delegasi saat pertemuan di Bali tahun 2018 lalu telah menyinggung pentingnya kedua negara memiliki persetujuan kerja sama pertahanan yang dapat digunakan sebagai payung hukum kerja sama pertahanan untuk bidang-bidang yang lebih luas.
Security Arrangement tahun 1984 sebenarnya ditujukan untuk kerja sama perbatasan, sementara ini kedua negara belum memiliki persetujuan kerja sama pertahanan atau Defence Cooperation Agreement (DCA). Untuk itu, sebagai institusi pendidikan, Dir. Jakstra memandang bahwa MPAT ini dapat menjadi think-tank bagi penguatan kerja sama pertahanan kedua bangsa.
Di sela-sela kunjungan disampaikan presentasi mengenai Kebijakan Pertahanan Indonesia yang disampaikan Kol. Susilo Adi. (ERA/SGY)