Site icon indovoices.com

Puisi Untuk Wakil Rakyat: Otak Yang Tertukar

Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Sebagai wakil rakyat yang tanpa prestasi nyata, selain membuat Puisi ‘Doa yang Ditukar‘ yang ditulis Fadli Zon mendadak jadi sorotan.

Kenapa ya Fadly begitu reaktif ketika yang bersangkutan mengklarifikasi doanya.
Dengan berpuisi murahan, apa akan menarik simpati rakyat?

Sangat disayangkan dengan isi puisi itu penuh dengan kekecewaan dan kebencian.
Bukanlah sebagai wakil rakyat harus bersikap bijaksana jika rakyat nya berdoa.

Sikapnya yang kekanak kanakan dan tidak pantas menjadi wakil rakyat yang duduk di DPR RI.
Maka saya sebagai rakyat Indonesia tentunya boleh dong berpuisi untuknya.

Otak yang tertukar…
Berfikir dangkal
Bicara ngawur
tanpa akal

Bersilat lidah
Tak pernah lelah
Bicaranya nyaring
Seolah paling wahh..

Otak datar
Bicara tanpa nalar
Nyinyir sana
Nyinyir sini

Kau bicara agama
Sudahkah kamu sholat
Kamu tertawa
Sudahkah kamu sehat

Ingat zonk
Si jendral
Suruh ngaji di pondok
Sama santrinya mbah moen

Kenapa kenapa
Setiap jumat keramat
Kalian dimana
Main petak umpet

Hai penjilat kardus
Wakil rakyat jelata
Bicara tanpa data
Penghasil hoax yang sukses

Kau bilang dikeroyok
Ternyata operasi plastik
Kau simpati pada pembohong
Bikin klarifikasi lagi dong

Jangan bicara bubar
wahai badut DPR
mikir dong mikir
Dibayar hanya nyinyir

Wahai wakil kami
Dari doa-doa hati yang pasrah
Memohon Pada MU
kuatkanlah para pemimpin negeri

Dari para tukang ngibul dan pembuat hoax
Dari orang yang tidak pernah berdoa baik
Dari orang perut buncit anak buah jendral kardus
Dari orang yang kerjanya membuat puisi
Nyinyir
Malu dong zonk…
Rakyat kamu kibuli
Oleh komplotan kamu
Dasar badut kardus

Penulis: Permata Ayu

Exit mobile version